The First Trip
Perjalanan kami dimulai dari city tour kota Jakarta mengunjungi Monument Nasional ( Monas ), Museum Nasional (Mus. Gajah) dan Museum Sejarah Jakarta (Mus. Fatahilla). Banyak kejadian aneh yang tak terduga mengawali perjalanan pertama kami ini. Mulai dari ketangkep basah lagi asik – asiknya pacaran, jatoh, sampai ada yang pinsan. Itu semua kami jalani dengan penuh canda tawa meskipun masih malu – malu babi, yaa mungkin karna masih baru kenal. Tapi mungkin tak kan bisa kami lupakan pengalaman kami ini.
Tempat yang pertama kami kunjungi, yaitu Monument kebanggaan warga Jakarta, Monument Nasional atau yang sering kita panggil / sebut MONAS. Siapa sich yang ngak kenal Monas, bahkan President Amerika yang baru ” Barrack Husein Obama” mun gkin kenal dengan ‘Landmark’ kota Jakarta ini. Kami disana mendengarkan suara Sang Proklamator ” Ir. Soekarno” dalam membacakan naskah Proklamasi kemerdekaan bangsa ini. Suasana dalam sekejap berubah menjadi tahun ’45 an. Suara – suara tak terdengar, yang terdengar hanyalah suara orang yang paling berjasa bagi negri ini.
Setelah itu kami beranjak menuju puncak menara dengan menggunakan jasa lift. Mulai dari Teluk Jakarta, Pelabuhan, Busway, Gereja Kathedral, sampai Masjid Istiqlal. Semuanya kelihatan dari puncak Monas pass. Kami berfoto-foto, besenda gurau, melyangkan isi kepala keluar. Saat saya melihat kebawah, orang – orang yang berada dibawah berubah menjadi segerombolan semut yang sedang berlari. Kami turun dari puncak. Dan mengatakan ” Monas Goodbye, We’ll be back “.
Tempat kedua yang kami kunjungi adalah Museum Nasional atau yang sering disebut sebagai Museum Gajah, karena di depan museum terdapata sebuah Patung Gajah pemberian dari Raja Thailand ketika itu. Melihat benda- benda prasejarah yang sungguh mengagumkan. Diantara peninggalan – peninggalan itu terdapat sesosok Mumi yang telah diawetkan dan berlapiskan kain / tali putih yang menjadi cir khas dari Mumi itu sendiri. Mungkin karna terlalu lama belum buang air, lantas saya dan teman teman pergi berkelana mencari kamar yang diatasnya bertuliskan ” TOILET”. Kami pergi dari toilet itu. Sesaat kemudian teman kami yang lainnya juga ingin membuang air kotornya itu. Lalu kami tunjukkanlah jalannya, ketika keluar mereka dimintai uang kebersihan ….heheehe padahal kami kok tidak yaaa…
Setelah itu kami mengujungi salah satu tempat di daerah kota, Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah. Kami masuk kedalam bagunan yang dulu Balai Kota Jakarta. Menyelusuri lorong – lorong sembari mendengarkan penjelasan dari Local Guide kami. Ketika kami hendak menuruni tangga, salah seorang teman kami pinsan ” entah tau kenapa turun syaratnya “. Pada saat dia bercerita bahwa dia meelihat HANTU….howohoowoo…entah itu bohong atau benar, saya tidak tau.. Lalu kami melajutkan perjalan menuju penjara bawah tanah, diman para t ahanan dipenjarakan disana. Mereka (Belanda) sangat sadis dan bengis, para tawanan itu tak dibiarkan utuk buang air, yaa akhirnya mereka buang airnya di dalam penjara itu…didalamnya masih terdapat peninggalan berupa bola – bola raksasa yang diikatkan ke kaki para tahanan.
Selepas dari perjalanan itu kami mulai lebih akrab satu sama lainnya. Demikianlah pengalaman perjalanan pertama kami menyelusuri keramaian kota Jakarta ini.
Salam.

bagus….
lucu..
bs ajj lo..
ajarin bwt ini dong..
web sign up’y app?
erin
Juni 23, 2009
thanks.
Ajarin Apa ?
reptrav
Juli 13, 2009